5 Fakta Unik Ramadan Dari Berbagai Belahan Dunia

Marhaban Ya Ramadan. Kita kembali bertemu dengan bulan yang penuh berkah ini, Citeeszen! Meski puasa kali ini kita masih menghadapi pandemi, semoga tidak mengurangi kekhusyukan kita dalam beribadah, ya.

Fakta unik ramadan

Selain Indonesia, bulan Ramadan juga berlangsung di negara lain di berbagai belahan dunia ini. Setiap negara ini memiliki tradisi Ramadan yang berbeda-beda, loh. Penasaran dengan tradisi Ramadan negara selain Indonesia? Check this out!

Fakta Unik Ramadan di 5 Negara

  1. Indonesia

    Kita mulai dengan negara sendiri, ya! Sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim yang tersebar di berbagai daerah, tentunya Indonesia memiliki tradisi Ramadan yang beragam. Namun, ada satu tradisi yang ada di hampir seluruh daerah, yaitu Kampung Takjil atau Kampung Ramadan.

    Kampung Takjil atau Kampung Ramadan ini biasanya berada di dekat masjid. Di sini kamu dapat menemukan berbagai jenis penjual yang menjajakan makanan kecil hingga menu berat untuk berbuka puasa. Kalau kamu berniat ngabuburit di Kampung Takjil, jangan lupa terapkan protokol kesehatan, ya. Kenakan masker, jaga jarak aman, hindari kerumunan, dan jangan lupa cuci tangan.

    Oiya, satu lagi yang perlu kamu ingat. Jangan khilaf gara-gara lihat banyak makanan, ya!

  2. Rusia

    Tahukah kamu? Durasi puasa di Rusia merupakan durasi puasa terlama di dunia, lho, Citeeszen! Puasa di negara ini berlangsung selama 17 jam. Uniknya, ketika waktunya berbuka, umat Islam di Rusia akan berkumpul di masjid- masjid untuk menyantap khingalsh dan  galnash bersama.

    Khingalsh merupakan roti yang berisi keju, sedangkan galnash merupakan roti gandum. Sebagai penyegar tenggorokan, mereka menikmati kvass. Yaitu, minuman hasil fermentasi tanpa kandungan alkohol.

  3. Arab Saudi

    Jika di Indonesia waktu berbuka puasa dan sahur ditandai dengan menabuh bedug atau melalui pengumuman di masjid, maka berbeda tradisi yang berlaku di Arab Saudi. Warga Arab Saudi menyambut datangnya Ramadan dengan Meriam Ramadlan di Makkah Al-Mukarramah. Meriam ini merupakan pertanda khusus masuknya bulan suci Ramadan, tanda buka, sahur, imsak, hingga masuknya tanggal 1 Syawal.

    Tradisi lain yang terjadi di Arab Saudi adalah berlomba-lomba menyediakan hidangan berbuka puasa. Hidangan yang terdiri dari air minum, kurma, buah, dan yoghurt ini umumnya disuguhkan untuk para jamaah di Masjidil Haram.

  4. Afrika Selatan

    Durasi puasa di Afrika Selatan berlangsung kurang lebih selama 14 jam. Selain menahan diri dari durasi puasa yang lama, warga Muslim di sini juga harus tahan dengan cuaca panas bertemperatur di atas 30 derajat Celcius. Meski demikian, kedua hal ini tidak menyurutkan niat warga Muslim di Afrika Selatan untuk berpuasa.

    Momen ini juga digunakan umat Islam di Afrika Selatan untuk mempublikasikan tentang agama dan budaya islam melalui media islam, seperti radio atau koran.  Selain itu, mereka juga mengunjungi pemakaman untuk mendoakan keluarga atau sanak saudara yang telah meninggal dunia. Sedangkan untuk makanan yang dihidangkan ketika berbuka, mereka kerap menyajikan samosa, pie, kari, dan halim (sejenis kaldu).

  5. Mesir

    Saat bulan Suci, Kota Kairo, Mesir berubah menjadi lautan lampu. Ini terjadi karena umat Muslim di sana memiliki tradisi untuk memasang lampu Fanus (lampu tradisional Kairo) di setiap rumah. Pemasangan lampu yang ada sejak Dinasti Fattimiyah ini dulunya ditujukan untuk menyambut kedatangan pasukan Raja Mesir yang berkunjung saat Ramadan.

    Berbicara soal makanan buka puasa, umat Muslim di Mesir paling menantikan kunafa. Yaitu, makanan pencuci mulut dengan cita rasa manis. Uniknya, banyak umat Muslim yang membuat tempat buka puasa gratis untuk mencari pahala di bulan Ramadan.

Nah, itu dia 5 fakta unik ramadan yang jadi tradisi di berbagai negara belahan dunia. Di Ramadan kali ini, Tees juga kembali dengan tradisi promo gegap gempita! Rajin-rajin cek media sosial untuk lihat jadwal promonya, ya!

Promo Ramadan Tees.co.id

Gimana pendapat kamu?